Nop
25
Filed Under (Tak Berkategori) by adisusilo on 25-11-2011

Menulis adalah hal yang bisa kita lakukan, tapi terkadang untuk menulis kita membutuhkan suasana yang nyaman dan rilex…setelah sekian lama laman blog ini ditinggal kan tanpa pernah dibuka, padahal para pengunjung kadang ada yang begitu antusias dengan tulisan diblog ini.

Untuk itu pemilik blog berusa untuk selalu meng-update informasi-informasi seputar pendidikan yang bernilai budaya, tak terkecuali banyak hal yang tentunya bisa kita unggah sebagai informasi untuk masyarakat luas, bahakan dunia.

terimakasih kepada semua yang sudah memberikan komentar-komentarnya terkait kontent yang ada.

Feb
25
Filed Under (Tak Berkategori) by adisusilo on 25-02-2011

Setelah sekian lama tangan dan pikiran ini tak sejalan untuk menulis sebuah tulisan……kini rasannya sudah saatnya ikut memberikan informasi-informasi yang tentunnya akan bermanfaat untuk kita semua warga dumai…….

Okt
17
Filed Under (Pendidikan dan Budaya) by adisusilo on 17-10-2009

“Ya begini ini yang namanya museum di Indonesia. Kaya gudang. Ya kan? Semua museum di Indonesia kan kondisinya seperti gudang,” kelakar Prayogo, Kurator Museum Batik Yogyakarta saat ditemui jogjanews.com beberapa beberapa hari lalu.
Kelakar Prayogo barangkali hanya sikap sedikit merendah dari seorang pengelola sebuah museum yang telah berusia puluhan tahun dan mempunyai ribuan koleksi batik yang menunjukkan betapa “berharganya” museum yang berada di Jalan Dr Sutomo No 13-A Kota Yogyakarta ini. Secara fisik bangunan, Museum Batik Yogyakarta mungkin saja seperti bangunan tua. Tapi isinya, tak ternilai harganya.

museum batik Jogja

Prayoga dan koleksi batik (Foto: beritajogja.com)

Museum yang mempunyai luas 400 meter persegi ini dirintis kemunculannya sejak 1960-an oleh Raden Nganten (RNgt) Dewi Sukaningsih sebagai pemilik museum. Pemerintah kemudian mengakui keberadaan Museum Batik Yogyakarta pada 12 Mei 1979. Dewi Sukaningsih adalah generasi ketiga yang merawat lebih dari 1.000 batik kuno koleksi keluarga yang dimiliki turun-temurun dari tahun 1700 hingga sekarang di dalam museum ini.
“Koleksi batik yang paling baru di Museum Batik adalah batik tulis buatan 1990,” kata Prayogo. Read the rest of this entry »